Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Februari 2019

15 Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Inggris

15 Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Inggris

Untuk mengetahui pentingnya belajar bahasa inggris, coba bayangkan bagaimana keadaan dunia sekitar 10 tahun ke depan ? Mungkin, beberapa dari kalian membayangkan tentang kemajuan zaman yang sangat pesat terjadi pada 10 tahun ke depan. Beberapa dari kalian pun mungkin membayangkan tentang daya saing dalam mencari pekerjaan yang semakin ketat terjadi pada 10 tahun ke depan. Dan mungkin, beberapa dari kalian membayangkan diri kalian yang terlontang-lantung kehilangan arah karena kebingungan dalam mengimbangi perkembangan zaman yang semakin hari semakin maju saja.

Pentingnya Belajar Bahasa Inggris

Hal ini mungkin wajar, ketakutan-ketakutan yang terjadi di dalam diri kita ketika melihat kenyataan yang nyatanya memang terlihat berat untuk ditaklukan merupakan suatu momok yang selalu ada di dalam diri setiap orang. Semua ada alasannya? Tentu saja.  Mungkin karena kita kurang bekal dalam mempersiapkan apa yang akan terjadi nantinya. Mungkin kita kurang persiapan atas apa yang akan terjadi nantinya. Atau mungkin kita terus-terusan menghindar atas apa yang akan terjadi nantinya di tahun-tahun ke depan.

Maka, untuk mengurangi ketakutan-ketakutan akan persaingan yang semakin ketat dalam dunia kerja maupun kemajuan zaman yang terkesan cukup menyeramkan, ada baiknya kita senantiasa mempersiapkan diri akan apa yang akan terjadi. Salah satu cara untuk mempersiapkan diri dari segala persaingan yang kelak ada di depan mata adalah dengan mempelajari Bahasa Inggris.

Kenapa bahasa Inggris? Memang itu penting ya? Kenapa begitu pentingnya belajar bahasa inggris ?
Ya, itu adalah pertanyaan standar yang mungkin akan sering ditanyakan oleh mereka yang kebingungan akan apa hubungannya persaingan dan kemajuan zaman dengan kecakapan berbahasa Inggris. Padahal, untuk menjawab pertanyaan itu hanya ada satu jawaban tegas :
Iya. Penting Sekali.
Untuk lebih memberikan pandangan tentang alasan penting mengapa kita harus belajar bahasa Inggris, mungkin lebih baik akan kami paparkan mengenai 15 Alasan Pentingnya Belajar Bahasa Inggris. Silahkan disimak :

1. Kesempatan mendapatkan pekerjaan

Ya, tentu saja. Salah satu alasan paling penting dalam mempelajari bahasa Inggris salah satunya adalah kesempatan untuk mendapat pekerjaan yang lebih layak terbuka lebar. Dengan mempunyai kemampuan dalam berbicara menggunakan dua bahasa, tentu hal itu akan menjadi nilai tambah pada diri kita. Selain itu, kita pun akan dapat mendapatkan karier di jenjang internasional jika kemampuan berbahasa Inggris kita sangat baik.

Bukankah bekerja di luar negeri itu salah satu hal yang menyenangkan dan membanggakan? Mau begitu saja menyia-nyiakannnya dan bertanya apa pentingnya belajar bahasa Inggris bagi kita?
Pikir ulang, deh.
Itulah mengapa mempelajari bahasa Inggris saat ini begitu terkesan sangat sulit. Ya karena itu, bahasa Inggris memiliki nilai yang sangat lebih di mata dunia. Jika kita menguasai bahasa Inggris, berarti kita seolah sudah menggenggam sebuah kesempatan besar untuk mendapatkan pekerjaan di setiap negara yang ada di bumi ini.

2. Bahasa yang Meng-global

Alasan pentingnya belajar bahasa Inggris selanjutnya adalah karena Bahasa Inggris merupakan bahasa yang meng-global.
Kenapa?
Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang pasti digunakan oleh seluruh manusia di dunia. Maka, ketika kita menguasai bahasa Inggris, tentu saja kita akan dapat beradaptasi dan bercakap dengan siapa saja dengan mudah ketika kita berpindah dari negara satu ke negara lainnya.

Dengan menguasai bahasa yang notabenenya menjadi bahasa paling umum di dunia, hal itu tentu saja menjadi modal utama kita untuk memperluas pergaulan kita ke penjuru dunia.
Bukankah itu menyenangkan?
Mari bersama-sama belajar bahasa Inggris.

3. Mudah di terima di mata dunia.

Kita sering melihat ada banyak orang yang ketika harus bergaul dengan sesamanya, mereka kadang harus memandang bagaimana etnis, warna dan latar belakang orang yang sedang diajak bergaul. Namun, inilah alasan penting dari belajar bahasa Inggris. Jika kita menguasai bahasa Inggris, ketika kita berkunjung ke negara-negara besar seperti Amerika atau Inggris dan berkomunikasi langsung dengan menggunakan bahasa Inggris, maka orang-orang disana akan dengan senang hati menanggapi kita tanpa harus memandang bagaimana etnis, warna dan latar belakang kita.
Seolah, bahasa Inggris yang kita gunakan itu menyatukan antar umat manusia di penjuru dunia ini untuk bergaul satu sama lainnya.
Tidak mau dapat bisa bergaul dengan siapa saja di dunia ini?
Yuk belajar bahasa Inggris !

4. Bahasa yang selalu ada di dalam film yang beredar secara internasional.

Di dunia ini, kita mengenal berbagai macam film. Terkadang, kita harus menonton film tersebut dengan menggunakan subtitle karena memang pada kenyataannya, film yang berkualitas dan beredar secara internasional adalah film yang berbahasa Inggris. Walaupun ada film-film jepang yang berkualitas dan beredar secara internasional, pasti bahasa Inggrislah yang menjadi subtitle utama di film tersebut.

Maka, alasan pentingnya belajar bahasa Inggris selanjutnya adalah bisa membantu kita dalam menikmati film-film yang telah beredar tersebut. Semakin kita mahir bahasa Inggris, maka semakin paham juga kita dengan pesan apa yang terkandung dalam sebuah film yang kita tonton karena kita memang benar-benar fokus pada film, tanpa bolak-balik bingung dan berpikir apa arti dari film tersebut.

5. Bahasa Ekonomi.

Saat ini, kita tahu bahwa pemimpin dalam pengembangan inovasi teknis dan juga pembangunan ekonomi di dunia saat ini dipegang oleh dua negara, yaitu China dan Amerika. Dua negara tersebut tentu saja menjadi elemen utama untuk menstabilkan perekonomian dunia. Maka, disinilah alasan pentingnya belajar bahasa Inggris selanjutnya.

Dengan mempelajari bahasa Inggris, tentu saja kita bisa mengikuti dan memahami pelonjakan ekonomi serta pengembangan inovasi teknis yang ada di dua negara tersebut. Pasalnya, dua negara tersebut memang menggunakan bahasa Inggris ini di masing-masing bidang yang memang menjadi pemegang utuh dalam perkembangan dunia.

6. Dapat Mengikuti Perkembangan Zaman

Sekarang ini, zaman semakin maju. Oleh karena itu, kenyataan ini seolah memaksa kita untuk bersama-sama mengikuti alur kemajuan ini sebaik mungkin agar kita tidak dianggap kolot oleh orang-orang lain.

Maka, disinilah salah satu alasan pentingnya belajar bahasa Inggris sejak dini. Dengan mempelajari bahasa Inggris, tentu kita akan semakin jeli dalam melihat perkembangan zaman karena memang secara tidak langsung, kiblatnya kemajuan zaman itu berada di negara-negara barat yang notabenenya menggunakan bahasa Inggris sebagai standar bahasanya.
Mau terlihat gaul, kan?
Yuk Belajar bahasa Inggris dong.

7. Paham Teknologi

Kita semua tau, hampir semua alat-alat teknologi ataupun gadget keluaran terbaru selalu menggunakan bahasa Inggris dalam penggunaannya. Buku tutorial yang notabenenya sebagai buku petunjuk dalam penggunaan alat-alat teknologi tersebut pun tak jarang juga selalu menggunakan bahasa Inggris.

Oleh karena itu, disinilah alasan pentingnya belajar bahasa Inggris. Dengan mempelajari bahasa Inggris, tentu hal itu akan sangat membantu kita dalam memahami teknologi secara baik dan benar. Pandangan kita akan teknologi-teknologi yang semakin hari semakin maju pun secara langsung akan terbuka dengan lebar.
Paham teknologi itu sangat penting di era globalisasi seperti sekarang ini, jadi, masih berpikir tentang alasan penting dari mempelajari bahasa Inggris?

8. Menambah Pengetahuan.

Di era yang semakin maju seperti sekarang ini, kita bisa mempelajari suatu hal dengan sangat mudah dari mana saja. Melalui media buku maupun internet, kita bisa dengan mudah mempelajarinya dengan baik. Namun, pernahkah kalian membaca perihal buku-buku yang isinya sangat bagus namun menggunakan bahasa Inggris? Pernah kalian menemukan suatu ilmu di internet yang sangat bermanfaat namun itu menggunakan bahasa Inggris?

Kalau iya, itu wajar. Ya, wajar. Maka dari itulah menambah pengetahuan adalah salah satu alasan penting dari belajar bahasa Inggris. Dengan mempelajari bahasa Inggris, kita bisa mengais banyak ilmu tanpa harus berpikir dua kali mengenai sumber dari buku atau internet yang notabenenya menggunakan bahasa Inggris. Pasalnya, sekarang ini memang bahasa Inggris merupakan bahasa yang global dan akan selalu digunakan.
Jadi, dengan mempelajari bahasa Inggris, kita akan menambah banyak pengetahuan.
Mau pintar, kan?

9. Aman berekreasi.

Kita semua pasti mempunyai cita-cita untuk berlibur ke luar negeri. Namun, beberapa dari kita pun pasti juga ada yang merasa rendah diri karena mereka merasa terkendala akan kemampuan berbahasa Inggris yang kita miliki.
Ya, sebenarnya ini wajar. Maka, inilah alasan penting dari belajar bahasa Inggris. Dengan mempelajari bahasa Inggris, tentu kita tidak akan pernah merasa rendah diri ketika kita akan berlibur ke suatu negara yang notabenenya tidak menggunakan bahasa Indonesia.

Sebagai bahasa global, bahasa Inggris tentu menjadi bahasa yang sangat umum digunakan di berbagai negara. Oleh karena itu, dengan menguasai bahasa Inggris, itu akan membuat kita merasa aman dalam berlibur dan berekreasi di negara orang.
Jadi, pelajarilah bahasa Inggris, lalu nikmati berlibur ke berbagai sudut dunia dengan nyamannya.

10. Bahasa ilmiah

Alasan penting kenapa kita harus belajar bahasa Inggris adalah karena bahasa Inggris merupakan bahasa ilmiah yang notabenenya menjadi bahasa pergaulan akademik terbesar di dunia. Sebagai bahasa ilmiah, tentu bahasa Inggris ini sangat sering digunakan oleh para ilmuwan-ilmuwan ternama dalam menuliskan beberapa artikel maupun buku dari hasil penelitian-penelitian yang sudah mereka uji.

Meskipun ilmuwan itu berasal dari Indonesia, bahasa Inggris tetaplah menjadi bahasa utama yang dipakai untuk menulis artikel-artikel tersebut agar supaya artikel tersebut dapat mendunia dan dipahami oleh ilmuwan lain ataupun pencari referensi lainnya di seluruh dunia.

11. Meneruskan Jenjang Pendidikan yang Lebih Tinggi.

Setiap orang pasti menginginkan untuk dapat melanjutkan pendidikannya di jenjang yang lebih tinggi. Maka, ini bisa menjadi salah satu alasan penting kenapa kita harus belajar bahasa Inggris.
Loh? Kenapa?
Iya, coba deh dilihat setiap kali ada tes masuk universitas dari berbagai jenjang, pasti tes bahasa Inggris menjadi salah satu tes yang langganan untuk diujikan. Dengan menguasai bahasa Inggris, tentu kita tidak akan kewalahan dalam mengikuti tes-tes bahasa Inggris yang mungkin menurut beberapa orang itu sangat memberatkan.

Dalam arti lain, dengan mempelajari bahasa Inggris berarti itu sudah sangat membantu kita dalam menjejakkan satu kaki kita menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.
Mau jadi orang yang berpendidikan tinggi?
Pelajari bahasa Inggris dari sekarang, ya.

12. Terlihat Paling Gaul

Kita pasti sudah sangat sering mendengar bagaimana orang-orang bule sana berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris. Dalam lubuk hati kita, pasti kita menilai bahwa bule-bule disana itu sangat keren ketika melafalkan bahasa-bahasa Inggris tersebut lalu timbul rasa yang membuat kita membatin :
‘Aku kalau bicara menggunakan bahasa Inggris pasti terlihat gaul ya?’
Ya. Oleh karena itu, menjadikan kita terlihat gaul di mata orang lain adalah salah satu alasan penting kenapa kita harus belajar bahasa Inggris. Dengan mempelajari bahasa Inggris, kita pasti akan terbawa dalam melafalkannya ketika berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia. Kita pasti pernah mendengar kalimat-kalimat campuran antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia seperti ini :
  • Anyway, kamu udah makan belum?
  • Eh, aku on the way ya?
  • By the way, kamu udah nonton film ini belom?
Bahasa-bahasa yang dicampur dengan bahasa Inggris akan membuat kita terlihat lebih gaul bukan? Mari pelajari bahasa Inggris bersama-sama.

13. Meningkatkan Karier.

Memiliki pengetahuan dalam berbahasa Inggris merupakan salah satu aset yang paling besar di dunia tingkat profesional dalam mengembangkan karier yang kita punya. Itulah salah satu alasan penting kenapa kita harus belajar bahasa Inggris. Pasalnya, kemajuan ekonomi dunia yang semakin lama semakin mengglobal serta interaksi dengan orang-orang dari berbagai macam sudut dunia menjadi salah satu hal penting sangat berharga untuk bisa dilakukan.

Untuk meningkatkan karier, tentu kita harus dapat menjalin hubungan dengan perusahan-perusahaan lain. Entah karier dalam bidang apapun yang menggunakan bahasa asing seperti halnya bidang pemerintahan, travelling, pendidikan, komunikasi, hukum, iklan maupun perekonomian. Kemampuan kita dalam menguasai bahasa Inggris tentu akan mengantar kita dalam berkomunikasi dan menjalin hubungan dengan perusahan dari berbagai bidang tersebut.

Tidak ada yang salah dari bidang karier mana yang kelak kita pilih. Tidak peduli juga di negara mana kita akan memilih pekerjaan. Asal, kita bisa mengetahui bahasa Inggris dan menunjukkan keunggulan yang kita punya.
Jadi, belajarlah bahasa Inggris dari sekarang.

14. Membuat kita lebih pintar.

Siapa yang menyangka, orang-orang yang pintar adalah orang-orang yang menguasai bahasa Inggris. Hal itu tentu merupakan hal yang wajar karena mereka orang pintar mendapatkan referensi untuk belajar dari berbagai buku yang notabenenya berbahasa Inggris.

Oleh karena itu, alasan pentingnya belajar bahasa Inggris selanjutnya adalah karena sudah pasti bahasa Inggris akan mengantarkan kita menuju kepintaran. Wawasan akan semakin terbuka lebar dalam pembelajaran.
Siapa yang ingin pintar?
Belajar bahasa Inggris dari sekarang.

15. Dapat menaklukkan dunia Internet.

Internet dapat menyambungkan kita kemana saja serta dapat membuka wawasan kita dalam berbagai macam hal. Namun, siapa sangka bahwa 80% informasi elektronik di internet itu hanya tersedia dalam bahasa Inggris?
Jadi, inilah alasan penting dari belajar bahasa Inggris. Dengan mempelajari bahasa Inggris, maka itu berarti kita dapat menaklukan dunia internet yang mana memang hampir didominasi oleh bahasa Inggris saja.
Dengan menaklukkan internet, berarti itu memberikan kita hal positif yang mana akan semakin menambah wawasan kita dalam berbagai macam hal tanpa ada sekat sedikitpun.



Sumber:  https://squline.com/pentingnya-belajar-bahasa-inggris/

Keren! Universitas di Indonesia dalam Daftar Best 500 Universities 2019 oleh CEO World Magazine

Keren! Universitas di Indonesia Dalam Daftar Best 500 Universities 2019 oleh CEO World Magazine


Sumber: https://www.kabarrantau.com/keren-universitas-di-indonesia-dalam-daftar-best-500-universities-2019-oleh-ceo-world-magazine/

Pendidikan Indonesia mendapatkan apresiasi dari Internasional belum lama ini Majalah berbahasa Inggris yang diterbitkan dari Amerika Serikat dan Inggris oleh CEOWORLD Magazine Limited, Ceoworld.biz yang juga merupakan pesaing utama dalam kategori majalah bisnis nasional termasuk Forbes, Fortune, dan Bloomberg Businessweek mempublikasikan peringkat perguruan tinggi, wawancara, profil, dan artikel yang berkaitan dengan institusi pendidikan di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.Pemeringkatan ini didasarkan pada survei pendapat. Sistem peringkat oleh majalah CEOWORLD biasanya dibandingkan dengan peringkat Washington Monthly, Forbes, dan U.S. News & World Report.

Baru-baru ini Ceoworld.biz merilis daftar peringkat 500 Universitas terbaik di dunia melalui situs web nya. Peringkat tersebut diraih berdasarkan 7 pengukuran utama dari kualitas dan reputasi masing-masing universitas, dengan skor keseluruhan (100%) sebagai hasil penjumlahan dari:
  1. Pengaruh Global yang diterima (20%)
  2. Respon Perekrut (20%)
  3. Feedback dari employer (10%)
  4. Tingkat Penempatan Kerja (10%)
  5. Kelayakan Penerimaan (10%)
  6. Spesialisasi (10%)
  7. Reputasi Akademik (20%)
Informasi dan statistik dikumpulkan dari sumber dan penelitian yang tersedia secara publik, dan survei. Peringkat tersebut mengukur kualitas pendidikan, pengaruh global yang diterima, tingkat penempatan kerja lulusan, kelayakan penerimaan, spesialisasi, reputasi akademik, respon perekrut, feedback dari employer, tanpa bergantung pada data yang dikumpulkan oleh masing-masing institusi.
Survey tersebut melibatkan 115.000 responden (55,000 lulusan universitas; 25,000 perekrut; dan 35,000 employer) dari 95 negara meliputi 700 universitas dan dilakukan di antara bulan Agustus hingga November tahun 2018, menyisakan 500 institusi dari 54 negara. Sebuah institusi membutuhkan setidaknya 500 responden yang merekomendasikannya untuk bisa terkualifikasi di dalam daftar tersebut.

Dengan universitas-universitas di Amerika Serikat mendominasi peringkat 10 teratas dengan Massachusetts Institute of Technology berada di posisi pertama peringkat tersebut, 5 negara di Asia Tenggara berhasil memasuki daftar tersebut.

Singapura berada di peringkat tersebut dengan 2 universitas terbaiknya; National University of Singapore (NUS) yang berada di peringkat ke-39 sekaligus menjadi yang teratas di peringkat Asia Tenggara disusul oleh Nanyang Technological University (NTU) Singapore di peringkat ke-57.
Malaysia dengan 5 universitas; University of Malaya, Universiti Putra Malaysia, National University of Malaysia, University of Technology Malaysia, dan University of Science Malaysia.
Indonesia turut menyelipkan dua universitas terbaiknya dalam daftar tersebut. Adapun kedua universitas tersebut ialah Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung yang berada di peringkat 331 dan 388 secara berurutan.

Melengkapi 5 negara Asia Tenggara di dalam daftar tersebut Thailand bersama Mahidol University dan Chulalongkorn University serta Brunei Darussalam dengan Universiti Brunei Darussalam.
Berikut daftar lengkap peringkat universitas terbaik di Asia Tenggara 2019 menurut CEO World Magazine:

Peringkat Dunia Negara Universitas
39 Singapura National University of Singapore
57 Singapura Nanyang Technological University
112 Malaysia University of Malaya
251 Malaysia Universiti Putra Malaysia
252 Malaysia National University of Malaysia
301 Malaysia University of Technology Malaysia
331 Indonesia Universitas Indonesia
388 Indonesia Institut Teknologi Bandung
393 Thailand Mahidol University
409 Thailand Chulalongkorn University
414 Brunei Darussalam Universiti Brunei Darussalam
461 Malaysia University of Science Malaysia

Hebat! Gadis Asal Gresik Ini Bicara Tentang Peace Security di Korea Selatan

Hebat! Gadis Asal Gresik Ini Bicara tentang Peace Security di Korea Selatan

 
 
Gadis asal Gresik Diah Sulung Syafitri, seorang gadis berusia 25 tahun menghadiri acara bergengsi di Korea Selatan yakni Pyeongchang Global Peace Forum (PGPF) 2019. Dalam acara ini Diah yang telah lama memiliki perhatian di bidang perdamaian dan kepemudaan juga berbicara mengenai youth peace security, sebuah tema yang saat ini menjadi penting ditengah banyaknya konflik dan berita hoax yang beredar belakangan ini.Diah mendapat undangan setelah mengikuti seleksi dan dalam acara ini ia menjadi salah satu pembicara. Tak disangka Diah yang datang mewakili Global Peace Youth Indonesia (GPYI) ini ternyata adalah perwakilan termuda dari 5 delegasi lainnya. “Saya kaget karena saya pikir yang ikut seumuran dengan saya, ternyata banyak yang lebih berpengalaman dan umurnya pun terpaut jauh dengan saya,” ungkap Diah.
Dirinya berbicara di salah satu sesi tentang Youth, Peace, Security UNSCR 2250 Progress yang mana dalam materinya ia menyampaikan perihal kegiatan volunteering sebagai salah satu cara menghadapi pengangguran di Indonesia.

“Berdasarkan data bapenas, total populasi Indonesia mencapai 260 juta sedangkan 67% nya adalah anak muda usia produktif. Pada proyeksi tahun 2030, 72% populasi Indonesia diisi oleh anak muda, sayangnya 6,7% dari 67% itu adalah pengangguran. Indonesia sendiri kini menghadapi konflik yang dipicu oleh isu keberagaman yang mana ada rasa superior dari mayoritas yang kebanyakan menguasai lapangan pekerjaan. Isu pengangguran anak muda jelas menjadi ancaman yang mengusik konsep keamanan nasional karena persaingan dalam memasuki dunia kerja jadi faktor dominan. Sedangkan saat ini disparitas keahlian (skill) dan pengetahuan (knowledge) antara anak muda yang berpendidikan atau bersekolah di kota besar masih jauh dibanding anak muda yang ada dikampung padahal tidak semua anak muda Indonesia pergi sekolah ke kota. Hal ini menjadikan hak anak muda yang tinggal di kota-kota kecil dan pelosok desa untuk menikmati kesempatan yang sama dengan yang tinggal di kota besar sehingga kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan menjadi timpang”, terangnya kepada GNFI.

Gadis berprestasi ini juga berpendapat bahwa konsep perdamaian dalam era milenial ini seharusnya tidak hanya dipandang sebagai ‘absence of war’ atau konflik fisik langsung, namun juga tentang perdamaian, hak asasi manusia maupun hak mendapatkan pekerjaan yang layak sebagaimana diatur oleh UUD.

Menyambung perihal materinya, Diah memiliki pandangan juga mengenai bonus demografi yang digadang-gadang sebagai keuntungan Indonesia pada 100 tahun Indonesia merdeka.
“Dalam konflik, anak muda bisa jadi korban tapi bisa juga jadi agen of peace (AoP). Aku mengetengahkan peran anak muda yg sering dilupakan orang. Padahal, apalagi disambungin sama konteks indonesia, dengan kondisi bonus demografi saat ini, anak muda harusnya didorong untuk jadi pemimpin bermoral dan penuh inovasi”, tuturnya.

Dalam pandangan gadis kelahiran 7 Februari 1994 ini, edukasi merupakan hal yang tidak bisa ditawar lagi sebagai kunci melawan pengangguran anak muda. Banyak anak muda yang kaya ide, bemoral dan penuh inovasi, masalahnya hanyalah bagaimana mengeluarkan ide dan potensi mereka.
“Akses pendidikan baik formal maupun vokasional secara merata dapat membantu pengurangan pengangguran. Anak muda di desa pun harus memiliki akses pendidikan seperti pelatihan-pelatihan bahasa maupun kewirausahaan sehingga mereka mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakan roda ekonomi desa sesuai bidang mereka masing-masing”, kata Diah
Ketika di Korea Selatan, ia pun mendapat ilmu dan perspektif lain yakni tentang bagaimana pemerintah, organisasi masyarakat dan stakeholder lainnya harus berperan untuk meningkatkan peran anak muda di isu perdamaian dan pembangunan. Anak muda merupakan salah satu kunci pembangunan yang harus dipercaya oleh instansi-instansi daerah dalam melakukan pembangunan.



Diah pun memiliki gerakannya sendiri yaitu Grissie (Gresik Rising in Education), membuka kelas bahasa inggris gratis buat anak muda dan masyarakat umum di Gresik dengan harapan mampu meningkatkan skill anak muda gresik. Disitu pun terdapat pelatihan-pelatihan kepemimpinan dan diskusi isu-isu global setiap hari minggu.

“Kita tidak sedang membangun candi yang semalam jadi. Kita sedang membangun pondasi bangsa yang sangat penting yaitu putra putri terbaik bangsa yang bermoral dalam agenda pembangunan nasional 10 hingga 30 tahun kedepan. Saya membayangkan puncak bonus demografi itu keadaannya orang sibuk bekerja dan berkarya, bukannya ribut konflik-konflik yang tidak penting dan malah bisa memecah-belah negara. Membangun pondasi bangsa itu tidak dilakukan nanti, tetapi mulai dari sekarang”, ujar gadis berprestasi ini.

Lulusan Universitas Muhammadiyah Yogykarta ini sebelumnya memiliki prestasi yang luar biasa, diantaranya adalah Duta Sustainable Development Goals (SDG’s) dari United Nations Development Program (UNDP) pada tahun 2017, alumni Young South East Asia Leaders Initiative (YSEALI)
pada tahun 2016 dan juga anggota Global Peace Foundation. Selain itu, Diah Sulung juga pernah masuk dalam nominasi N-Peace award dari UNDP kategori Peace Generation di tahun 2018.



Sumber:  https://www.kabarrantau.com/hebat-gadis-asal-gresik-ini-bicara-tentang-peace-security-di-korea-selatan/

Selasa, 19 Februari 2019

Perbedaan KTSP dan K13

PERBEDAAN KTSP DAN K13

Perbedaan Kurikulum 2013 Dengan KTSP - Kurikulum 2013  diluncurkan secara resmi pada tanggal 15 Juli 2013. Sedangkan implementasinya telah diterapkan pada tahun pelajaran 2013/2014 di sekolah-sekolah tertentu atau masih terbatas. Dulu dan sekarang, kita sudah mengenal dengan yang namanya KTSP atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mulai diberlakukan sejak tahun ajaran 2007/2008. Kalau kita cermati bersama, perbedaan paling mendasar antara Kurikulum 2013 dengan KTSP. Dalam KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam Kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan. 
 
Namun dibalik perbedaan yang ada, sebenarnya juga terdapat kesamaan esensi antara Kurikulum 2013 dengan KTSP. Misalnya tentang pendekatan ilmiah (Scientific Approach) yang pada hakekatnya adalah pembelajaran berpusat pada siswa. Siswa mencari pengetahuan bukan menerima pengetahuan. Pendekatan ini mempunyai esensi yang sama dengan Pendekatan Keterampilan Proses (PKP).  Masalah pendekatan sebenarnya bukan masalah kurikulum, tetapi masalah implementasi yang tidak jalan di kelas. Bisa jadi pendekatan ilmiah yang diperkenalkan di Kurikulum 2013 akan bernasib sama dengan pendekatan-pendekatan kurikulum terdahulu bila guru tidak paham dan tidak bisa menerapkannya dalam pembelajaran di kelas.

Berikut ini adalah perbedaan antara Kurikulum 2013 dengan KTSP
No
Kurikulum 2013
KTSP
1SKL (Standar Kompetensi Lulusan) ditentukan terlebih dahulu, melalui Permendikbud No 54 Tahun 2013. Setelah itu baru ditentukan Standar Isi, yang bebentuk Kerangka Dasar Kurikulum, yang dituangkan dalam Permendikbud No 67, 68, 69, dan 70 Tahun 2013Standar Isi ditentukan terlebih dahulu melaui Permendiknas No 22 Tahun 2006. Setelah itu ditentukan SKL (Standar Kompetensi Lulusan) melalui Permendiknas No 23 Tahun 2006
2Aspek kompetensi lulusan ada keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuanlebih menekankan pada aspek pengetahuan
3di jenjang SD Tematik Terpadu untuk kelas I-VIdi jenjang SD Tematik Terpadu untuk kelas I-III
4Jumlah jam pelajaran per minggu lebih banyak dan jumlah mata pelajaran lebih sedikit dibanding KTSPJumlah jam pelajaran lebih sedikit dan jumlah mata pelajaran lebih banyak dibanding Kurikulum 2013
5Proses pembelajaran setiap tema di jenjang SD dan semua mata pelajaran di jenjang SMP/SMA/SMK dilakukan dengan pendekatan ilmiah (saintific approach), yaitu standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan Mencipta.Standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi
6TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bukan sebagai mata pelajaran, melainkan sebagai media pembelajaranTIK sebagai mata pelajaran
7Standar penilaian menggunakan penilaian otentik, yaitu mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil.Penilaiannya lebih dominan pada aspek pengetahuan
8Pramuka menjadi ekstrakuler wajibPramuka bukan ekstrakurikuler wajib
9Pemintan (Penjurusan) mulai kelas X untuk jenjang SMA/MAPenjurusan mulai kelas XI
10BK lebih menekankan mengembangkan potensi siswaBK lebih pada menyelesaikan masalah siswa

Update Mei 2015 :

No
KTSP
Kurikulum 2013
1
Mata pelajaran tertentu mendukung kompetensi tertentuTiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi (Sikap, Keteampilan, Pengetahuan)
2
Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiriMata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi  dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas
3
Bahasa Indonesia sejajar dengan mapel lainBahasa Indonesia sebagai penghela mapel lain (sikap dan keterampilan berbahasa)
4
Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan berbedaSemua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama (saintifik) melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar…
5
Tiap jenis konten pembelajaran diajarkan terpisahBermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait dan terpadu satu sama lainKonten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten pembelajaran lainnya
6
Tematik untuk kelas I-III (belum integratif)Tematik integratif untuk kelas I-III
7
TIK mata pelajaran sendiriTIK merupakan sarana pembelajaran, dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain
8
Bahasa Indonesia sebagai pengetahuanBahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge
9
Untuk SMA ada penjurusan sejak kelas XITidak ada penjurusan SMA. Ada mata pelajaran wajib, peminatan, antar minat, dan pendalaman minat
10
SMA dan SMK tanpa kesamaan kompetensiSMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan dan sikap.
11
Penjurusan di SMK sangat detilPenjurusan di SMK tidak terlalu detil sampai bidang studi, didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan pendalaman



Masalah Pendidikan di Indonesia dan Solusinya



Masalah Pendidikan Di Indonesia Dan Solusinya

Hingga saat ini masalah pendidikan masih menjadi perhatian khusus oleh pemerintah. Pasalnya Indeks Pembangunan Pendidikan Untuk Semua atau education for all (EFA) di Indonesia menurun tiap tahunnya. Tahun 2011 Indonesia berada diperingkat 69 dari 127 negara dan merosot dibandingkan tahun 2010 yang berada pada posisi 65. Indeks yang dikeluarkan pada tahun 2011 oleh UNESCO ini lebih rendah dibandingkan Brunei Darussalam (34), serta terpaut empat peringkat dari Malaysia (65).

Salah satu penyebab rendahnya indeks pembangunan pendidikan di Indonesia adalah tingginya jumlah anak putus sekolah. Sedikitnya setengah juta anak usia sekolah dasar (SD) dan 200 ribu anak usia sekolah menengah pertama (SMP) tidak dapat melanjutkan pendidikan. Data pendidikan tahun 2010 juga menyebutkan 1,3 juta anak usia 7-15 tahun terancam putus sekolah. Bahkan laporan Departeman Pendidikan dan Kebudayaan menunjukan bahwa setiap menit ada empat anak yang putus sekolah.

Menurut Staf Ahli Kemendikbud Prof. Dr. Kacung Marijan, Indonesia mengalami masalah pendidikan yang komplek. Selain angka putus sekolah, pendidikan di Indonesia juga menghadapi berbagai masalah lain, mulai dari buruknya infrastruktur hingga kurangnya mutu guru. Masalah utama pendidikan di Indonesia adalah kualitas guru yang masih rendah, kualitas kurikulum yang belum standar, dan kualitas infrastruktur yang belum memadai.
Dalam dunia pendidikan guru menduduki posisi tertinggi dalam hal penyampaian informasi dan pengembangan karakter mengingat guru melakukan interaksi langsung dengan peserta didik dalam pembelajaran di ruang kelas. Disinilah kualitas pendidikan terbentuk dimana kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru ditentukan oleh kualitas guru yang bersangkutan.

Secara umum, kualitas guru dan kompetensi guru di Indonesia masih belum sesuai dengan yang diharapkan. Dari sisi kualifikasi pendidikan, hingga saat ini dari 2,92 juta guru baru sekitar 51% yang berpendidikan S-1 atau lebih sedangkan sisanya belum berpendidikan S-1. Begitu juga dari persyaratan sertifikasi, hanya 2,06 juta guru atau sekitar 70,5% guru yang memenuhi syarat sertifikasi sedangkan 861.670 guru lainnya belum memenuhi syarat sertifikasi.

Dari segi penyebarannya, distribusi guru tidak merata. Kekurangan guru untuk sekolah di perkotaan, desa, dan daerah terpencil masing-masing adalah 21%, 37%, dan 66%. Sedangkan secara keseluruhan Indonesia kekurangan guru sebanyak 34%, sementara di banyak daerah terjadi kelebihan guru. Belum lagi pada tahun 2010-2015 ada sekitar 300.000 guru di semua jenjang pendidikan yang akan pensiun sehingga harus segera dicari pengganti untuk menjamin kelancaran proses belajar.
Kurikulum pendidikan di Indonesia juga menjadi masalah yang harus diperbaiki. Pasalnya kurikulum di Indonesia hampir setiap tahun mengalami perombakan dan belum adanya standar kurikulum yang digunakan. Tahun 2013 yang akan datang, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan perubahan kurikulum pendidikan nasional untuk menyeimbangkan aspek akademik dan karakter. Kurikulum pendidikan nasional yang baru akan selesai digodok pada Februari 2013 itu rencananya segera diterapkan setelah melewati uji publik beberapa bulan sebelumnya.

Mengingat sering adanya perubahan kurikulum pendidikan akan membuat proses belajar mengajar terganggu. Karena fokus pembelajaran yang dilakukan oleh guru akan berganti mengikuti adanya kurikulum yang baru. Terlebih jika inti kurikulum yang digunakan berbeda dengan kurikulum lama sehingga mengakibatkan penyesuaian proses pembelajaran yang cukup lama.
Dari dulu hingga sekarang masalah infrastruktur pendidikan masih menjadi hantu bagi pendidikan di Indonesia. Hal ini dikarenakan masih banyaknya sekolah-sekolah yang belum menerima bantuan untuk perbaikan sedangkan proses perbaikan dan pembangunan sekolah yang rusak atau tidak layak dilakukan secara sporadis sehingga tidak kunjung selesai.

Berdasarkan data Kemendiknas, secara nasional saat ini Indonesia memiliki 899.016 ruang kelas SD namun sebanyak 293.098 (32,6%) dalam kondisi rusak. Sementara pada tingkat SMP, saat ini Indonesia memiliki 298.268 ruang kelas namun ruang kelas dalam kondisi rusak mencapai 125.320 (42%). Bila dilihat dari daerahnya, kelas rusak terbanyak di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 7.652, disusul Sulawesi Tengah 1.186, Lampung 911, Jawa Barat 23.415, Sulawesi Tenggara 2.776, Banten 4.696, Sulawesi Selatan 3.819, Papua Barat 576, Jawa Tengah 22.062, Jawa Timur 17.972, dan Sulawesi Barat 898.
Melihat begitu banyaknya masalah pendidikan di Indonesia maka dibutuhkan solusi tepat untuk mengatasinya. Solusi yang dapat membatu pemerintah untuk meringankan beban pendidikan di Indonesia.

Untuk membatu mengatasi masalah pendidikan dibutuhkan adanya lembaga yang membantu pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan, menjaring kerjasama untuk memperoleh dana pendidikan, dan menggalang dukungan untuk pendidikan yang lebih baik. Lembaga perantara tersebut bekerjasama dengan pemerintah, pihak swasta, dan kelompok masyarakat untuk bersama-sama memberbaiki kualitas pendidikan di Indonesia mengingat tanggung jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam meningkatkan mutu pendidikan, lembaga tersebut melakukan pendampingan kepada guru-guru di Indonesia dan pemberian apresiasi lebih kepada guru-guru kreatif. Pendampingan dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan profesionalitas, kreatifitas, dan kompetensi guru dengan model pendampingan berupa seminar, lokakarya, konsultasi, pelatihan dan praktek. Pendampingan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan yang didukung oleh pemerintah dan pihak terkait.

Lembaga tersebut juga memediasi masyarakat, pendidik, dan pihak terkait lainnya untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dalam memperbaiki kurikulum pendidikan. Diharapkan dengan adanya lembaga ini, ide-ide kreatif untuk memperbaiki kurikulum pendidikan dapat tertampung dan pemerintah dapat mempertimbangkan ide masyarakat untuk kebijakan yang dibuat.

Dalam meningkatkan kemampuan kepemimpinan guru, kepala sekolah, dan pengelola sekolah, lembaga tersebut melakukan pendampingan guna mewujutkan manajemen sekolah yang baik. Proses yang dilakukan berupa konsultasi, lokakarya, dan pelatihan ditunjukan kepada guru, staf dan pimpinan sekolah. Pihak manajemen sekolah diharapkan mampu membawa sekolah yang dipimpinnya untuk berkembang dan meraih prestasi yang diharapkan.

Lembaga perantara tersebut juga berperan membantu manajemen sekolah untuk mengembangkan kerjasama dengan instansi-instansi terkait guna memperoleh dana pengembangan infrastruktur sekolah.Tidak hanya itu, lembaga tersebut juga dapat menggalang dana dari sponsor untuk perbaikan bangunan sekolah yang hampir rusak di wilayah terpencil.

Dukungan masyarakan, lembaga sosial, dan lembaga pers memiliki fungsi dalam meningkatkan pemahaman pentingnya pendidikan melalui penyebaran informasi. Oleh karena itu, lembaga tersebut mempunyai tugas untuk meningkatkan dukungan tersebut dengan cara bekerja sama dengan pihak masyarakat, lembaga sosial, dan pers. Dengan demikian informasi seputar perbaikan mutu pendidikan di Indonesia dapat tersalurkan dengan mudah.



Sumber:  https://positivego.blogspot.com/2012/11/masalah-pendidikan-di-indonesia.html

Senin, 18 Februari 2019

Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Bangsa

Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Bangsa

 

Pendidikan karakter adalah pendidikan yang berfungsi untuk membangun suatu karakter seseorang untuk menjadi lebih baik serta pendidikan ini juga penting bagi setiap orang, yang dimana karakter tersebut lah yang bakal mendominasi sifat dan bukti diri dari orang tersebut. Pendidikan karakter pertama kali dicetuskan oleh pedagang jerman F.W.Foerster (1869-1966)

 Pendidikan karakter ini menekankan etis spiritual untuk membentuk pribadi yang baik. Tujuan pentingnya pendidikan karakter menurut Foerster, adalah untuk pembentukan karakter yang terwujud dalam kesatuan esensial antara subjek dengan perilaku serta sikap yang dimilikinya.
Karakter adalah pengualifikasian pribadi seseorang yang memberikan kesatuan serta kekuatan terhadap keputusan yang diambilnya. Oleh sebab itu karakter menjadi seperti bukti diri dari seseorang.

Pendidikan karakter memperkenalkan suatu konteks yang integral serta sanggup menanggulangi kepentingan serta keterbatasan diri sendiri. Pendidikan karakter juga adalah hak serta keharusan setiap warga negara.

Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

Menurut lickona (1992), pendidikan karakter harus melibatkan metode, teknik serta materi yang dapat membuat seseorang mempunyai argumen dan keinginan untuk berbudi pekerti baik yang diawali dari pengetahuan terhadap nilai kebaikan, jadi bakal semakin mengembangkan sikap mencintai serta akhirnya mau untuk melaksanakan perilaku yang baik tersebut.
Pendidikan karakter bisa dimulai sejak dalam kandungan dan juga dapat dimulai sejak dini, sebab karakter orang tersebut bakal lebih mudah dibentuk serta dikembangkan.

Macam Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter bisa dibagi dengan beberapa macam cara atau bisa digolongkan menjadi 2 yaitu :

Pendidikan karakter internal

Pendidikan karakter dengan cara internal didapatkan dari peran keluarga dalam membentuk kepribadian dan karakter itu sendiri. Seperti peran ayah dalam keluarga, ibu, abang, serta lain sebagainya yang bisa menjadi contoh yang baik bagi karakter seseorang.
Pendidikan karakter ini menjadi sangat penting sebab kurang lebih 70% sifat dari keluarga bakal manjadi contoh bagi sifat karakter orang dalam keluarga tersebut.
Orang tua adalah tameng dari pendidikan karakter tersebut, sebab peran orang tua dalam mendidik anak sangat besar apabila orang tuanya adalah bersifat religius maka besar kemungkinan karakter tersebut bakal diturunkan terhadap anaknya.
Pasti orang tua bakal mengajarkan faktor yang identik dengan sifat dari kedua orang tuanya. Tak sama pula apabila orang tuanya yang broken home maka bakal berakibat pada karakter anak ataupun orang dalam keluarga tersebut, faktor ini bakal sangat berakibat negatif bagi karakter setiap orang dalam keluarga itu dan juga harus segera dihindari, apabila tidak kunjung memperoleh pendidikan karakter internal maka karakter eksternal yang harus di integritas kan.

Pentingnya Pendidikan karakter

Pendidikan karakter ekternal bisa didapatkan dibanyak tempat seperti pendidikan karakter di sekolah, tempat bermain, tempat belajar bimbingan, dan juga bisa didapatkan ketika berteman bermain bersama kawan yang baik, mengikuti organisasi di lingkungan sekolah serta masyarakat dan sebagainya.
Pendidikan karakter eksternal juga penting didapatkan oleh setiap orang, sebab apabila mereka tak memperoleh pendidikan karakter dengan cara internal maka pendidikan eksternal ini lah yang bakal menjadi wadah serta sebagai tempat untuk menambah nilai karakter yang baik dari orang tersebut.
Maka dari itu sangat penting bagi kami untuk memilih mentor atau pembimbing yang bakal mengajarkan anak mengenai pendidikan karakter serta mengerti karakter dirinya sendiri. Biasanya itulah kegunaaan dari guru BK untuk mengubah karakter seseorang menjadi lebih baik. Karakter yang keras maka butuh mentor/pembimbing yang bisa meredamnya sebab apabila sama-sama keras tak bakal terjadi perubahan karakter orang tersebut.

Perkembangan pendidikan eksternal di zaman modern

Pada saat ini di zaman modern bahaya globalisasi serta modernisasi sangat mempengaruhi karakter pribadi seseorang. Dimana efek dari globalisasi bisa buat seseorang bisa cenderung ke faktor yang negatif ataupun ke faktor yang positif tergantung bagaimana mem filternya, bila cenderung ke negatif maka butuh batasan-batasan yang bisa menghindarkan diri dari faktor tersebut dalam konteks ini bisa dipelajari dengan menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter.
Seusai mengenal karakter maka faktor yang butuh kamu lakukan adalah menilai karakter tersebut apakah telah tergolong karakter yang baik ataupun butuh perubahan lagi supaya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
Penilaian karakter diri sendiri cenderung lebih susah dibandingkan menilai karakter seseorang faktor itu dikarenakan tersedianya zona blank pada penilaian terhadap diri yang seakan-akan otak tak bisa menilai seperti apa karakter diri kita. Maka faktor yang paling baik adalah meminta orang lain untuk menilai karakter kita sendiri seperti apa yang berlandaskan pada nilai-nilai pendidikan karakter.

Peran Pendidikan Karakter

Sesudah kita mengenal beberapa macam cara membangun suatu karakter, maka bisa diketahui bahwa pendidikan karakter mempunyai faktor yang penting bagi seseorang. Berikut adalah pentingnya pendidikan karakter :
1. Mengenali jati diri
Hal ini berfungsi untuk mengenali siapa diri kamu yang sebetulnya, dengan begitu kamu akan mengenal kelebihan dirimu sendiri, misalnya kamu seorang pelajar atau siswa, maka yang kamu harus lakukan adalah belajar dengan sungguh sungguh.
2. Menunjang kreatifitas
Kreativitas adalah faktor yang positif apabila faktor tersebut bisa semakin ditingkatkan, dengan adanya pendidikan karakter ini lah kamu bisa mengasah kreativitas seseorang supaya menjadi lebih baik, kreativitas seseorang pasti tak sama-beda biasanya tergantung bagaimana kegemarannya, dengan semakin mengasah kegemaran yang dimiliki seseorang pasti bakal memunculkan kreativitas yang lebih, serta apabila ada persoalan yang muncul maka bakal cepat diatasinya.
3. Membentuk Sifat yang Baik
Pendidikan Karakter juga membentuk sifat yang baik, khususnya dari sisi etika serta moral, etika seseorang yang tidak memperoleh pendidikan karakter bakal cenderung negatif, terlebih faktor lingkungan yang rutin berperan dalam kesehari-harinya. Dengan adanya pendidikan karakter bakal memberikan batasan-batasan apa yang baik untuk dilakukan serta apa yang kurang baik, pendidikan karakter ini lah yang bakal memfilter aktvitas seseorang.
4. Menambah kepedulian terhadap sesama
Manusia adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan seseorang untuk menolong dalam kesehari-harinya, dengan meningkatnya kepedulian terhadap sesama bakal memberikan akibat yang positif dari diri seseorang tersebut, menambah kepedulian terhadap sesama bisa kamu lakukan dengan sedekah, bergotong-royong antar RT serta RW setempat, jadi mereka mengenal kamu sebagai pribadi yang mempunyai kepedulian.
5. Membangun sifat kepemimpinan
Sifat kepemimpinan seseorang pasti tak sama-beda tingkatan faktor ini bisa dilihat ketika dirinya mengambil keputusan. Supaya keputusan yang diambil tak memunculkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain. Maka sifat kepemimpinan harus dibangun. Dengan adanya pendidikan karakter ini bakal mengajarkan seseorang untuk melatih sifat kepemimpinannya. Dengan begitu segala faktor yang diputuskan bakal memberikan dampak yang positif.

Metode Untuk Mengembangkan Karakter

Seperti dijelaskan diatas bahwa dalam membangun suatu karakter seseorang butuh metode yang bisa membangkitkan semangat untuk membentuk karakter seperti:
  • Metode Afektif yaitu hasil sosialisasi dibangkitkan melewati kelekatan emosi.
  • Metode Operant yaitu hasil sosialisasi dibangkitkan melewati perlakuan.
  • Metode kognitif yaitu hasil sosialosasi dibangkitkan malalui proses berfikir.
  • Metode Observasi yaitu hasil sosialisasi dibangkitkan melewati pemodelan.
  • Metode Apprenticeship, yaitu hasil sosialisasi dibangkitkan malalui partisipasi terarah.
  • Metode Sosial Adat yaitu menggunakan mekanisme tradisi, kelompok penekan, ritual, serta unsur sosial adat lainnya untuk membangkitkan hasil yang diinginkan sebagaimana mestinya. 
Dalam konteks indonesia, pendidikan karakter bangsa Indonesia telah dikembangkan sejak negeri ini berdiri, yang dimana presiden RI pertama yaitu Bapak Ir. Soekarno yang mengemukakan gagasan mengenai pentingnya pembentukan karakter bangsa.
Ketika itu nilai karakter yang diutamakan adalah apresiasi atas kemerdekaan, kedaulatan, serta kepercayaan pada kekuatan sendiri. Mengingat pembentukan karakter bersifat spiritual serta kontekstual, maka ia bisa berubah berdasarkan maksud serta tujuannya, dengan berbasis pada nilai serta macam-macam norma.

Perubahan tersebut bisa terjadi dikarenakan faktor-faktor tertentu yang cenderung bisa mempengaruhi karakter dari seseorang. Karakter seseorang sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Lingkungan yang tak lebih baik bakal menghasilkan karakter yang tak lebih baik pula. Dari situ lah kita akan berfikir bagaimana bila lingkungan kurang baik. Maka pasti bakal berakibat negatif pula. pasti kita butuh cara untuk menanggulangi faktor tersebut. Dengan adanya pendidikan karakter sangat berguna bagi seseorang untuk memilah mana yang baik baginya serta mana yang kurang baik.

Pernyataan Yang Tepat Untuk Pentingnya Pendidikan Karakter Diatas Adalah ?

Bagaimana cara kamu mengenal karakter seseorang? pendidikan yang seperti apa yang bisa buat karakter seseorang menjadi lebih baik? Serta apa yang butuh kamu lakukan sesudah mengenal karakter tersebut? Untuk mengenal karakter seseorang kamu bisa memantau serta menghayati karakteristik dari orang tersebut. Bagaimana perilaku serta tingkah lakunya sehari-hari dari situ kamu bisa menilai orang tersebut apakah baik atau kurang baik, dari pendidikan karakter lah kita bisa menilainya.



Sumber:  https://belapendidikan.com/pentingnya-pendidikan-karakter-bagi-pelajar/

Waktu yang Dilarang Untuk Sholat dan Alasannya

Waktu yang Dilarang Untuk Sholat dan Alasannya Sholat adalah ibadah utama seorang muslim dan ini merupakan jembatan utama komunikasi ...